Puluhan Pelajar Terjaring Razia GDS Saat PPKM Darurat Berlaku, Kadisdik Purwakarta Prihatin

- 6 Juli 2021, 13:11 WIB
Puluhan pelajar terjaring razia GDS saat PPKM Darurat berlaku
Puluhan pelajar terjaring razia GDS saat PPKM Darurat berlaku /Dok Dinas Pendidikan Purwakarta

PURWAKARTA NEWS - Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, mengintensifkan gerakan disiplin sekolah (GDS) saat PPKM Darurat berlaku. Dalam empat hari terakhir, sedikitnya 85 pelajar terjaring razia GDS. Kondisi ini, menyebabkan keprihatinan. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Purwanto, mengatakan, seharusnya saat PPKM Darurat berlaku, seluruh lapisan masyarakat menaati aturan. Termasuk juga pelajar. 

"Tetapi, yang terjadi banyak pelajar kita yang berkeliaran di pinggiran jalan dengan melanggar protokol kesehatan," ujar Purwanto, Selasa 6 Juli 2021.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Menilai Perkebunan Sawit Rugikan Negara, Ini Penyebabnya

Baca Juga: Berikut Jalan Protokol di Purwakarta yang Ditutup Selama PPKM Darurat, Mulai Pukul 18.00-24.00 WIB

Baca Juga: Sinopsis Uttaran ANTV Selasa 6 Juli 2021: Tegang! Perseteruan Akash, Meethi dan Wisnu

Anak-anak tersebut, usia SD dan SMP. Mereka banyak nongkrong di pinggir jalan. Atau berkerumun di satu tempat. Selain itu, anak-anak tersebut juga tak menggunakan masker. Kondisi ini, membuat pihaknya sangat prihatin.

Seharusnya, saat PPKM Darurat ini orang tua mengawasi anak-anaknya. Mereka tidak berkeliaran atau bermain. 

Karena itu, lanjut Purwanto, pihaknya terus mengintensifkan GDS. Untuk tingkat kabupaten ada 20 pegawai yang diterjunkan sebagai petugas GDS. Selain itu, di setiap kecamatan juga ada petugasnya.

Baca Juga: Bocoran Ikatan Cinta Selasa 6 Juli 2021, Polisi Datang ke Rumah Nino, Siap-siap Elsa Mendekam di Praja Lima

Baca Juga: Link Streaming Ikatan Cinta 5 Juli 2021 Full Episode

Adapun pelajar yang terjaring razia, mendapat teguran dan pembinaan. Selain itu, pihaknya sudah berpesan ke seluruh guru dan kepala sekolah, untuk meningkatkan pengawasan.

"Jangan sampai, anak-anak pelajar kita bebas bermain di luaran, sedangkan satu sisi pemerintah meminta masyarakat untuk tidak kemana-mana," ujarnya.

Purwanto meminta, seluruh pihak terutama orang tua, untuk berperan aktif dalam mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai para pelajar ini tertular Covid-19 akibat melanggar prokes dan sering berkerumun. ***

Editor: Aga Gustiana


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini