Sepi Pembeli, Mazda Rugi Rp1 Triliun Lebih

- 10 November 2020, 09:01 WIB
ILUSTRASI Mazda.*
ILUSTRASI Mazda.* /pixabay

PURWAKARTA NEWS – Karena lesunya penjualan akibat adanya wabah virus corona (Covid-19), Mazda Motor Corp beberapa waktu yang lalu membukukan kerugian operasional hingga 73,4 juta dolar Amerika Serikat (setara dengan Rp1 triliun lebih) dalam tiga bulan yang berakhir 30 September.

Kerugian, dihitung oleh Reuters dari hasil setengah tahun perusahaan, dibandingkan dengan laba 18,9 miliar pada kuartal yang sama tahun lalu dan kerugian 45,3 miliar yen dalam tiga bulan pertama tahun bisnis, yang merupakan yang terburuk dalam kuartal dalam 11 tahun.

Seperti beritakan Antara, Mazda membukukan kerugian yang lebih kecil pada kuartal kedua setelah diuntungkan dari rebound penjualan di Amerika Utara, pasar terbesarnya. Penjualan kendaraan di kawasan tersebut naik sekitar 1 persen dari tahun sebelumnya.

Baca Juga: Kepulangan Rizieq Berdampak Tol Bandara Soetta Macet 7 Kilometer

Baca Juga: Menhan AS Dipecat Donald Trump usai Bertemu Prabowo

Produsen mobil nomor lima di Jepang itu mempertahankan perkiraan setahun penuh untuk kerugian operasional sebesar 40 miliar yen. Itu lebih baik dari perkiraan rata-rata setahun penuh untuk kerugian operasional 53,3 miliar yen dari 17 analis yang disurvei oleh Refinitiv.

Pembuat crossover SUV CX-5 dan sedan Mazda3 masih mempertahankan prediksi setahun penuh untuk penjualan kendaraan global akan turun sekitar 8,5 persen yang menjadi 1,3 juta unit dan menjadi angka terendah dalam tujuh tahun.***

 

 

Editor: Opie Febiwara

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah