Pengamat Menduga Isu Kepulangan Habib Rizieq hanya Propaganda Politik FPI

- 17 Oktober 2020, 07:50 WIB
IMAM Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.* /ANTARA

PURWAKARTA NEWS – Kabar akan segera pulangnya imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab saat ini menjadi isu menarik di tanah air.

Sebelumnya, dalam aksi unjuk rasa menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja Selasa 13 Oktober 2020 lalu Ketua Umum FPI Sobri Lubis menyebut Habib Rizieq Shihab akan segera pulang ke Indonesia dan akan memimpin revolusi menyelamatkan NKRI.

Habib Rizieq Shihab, dikabarkan sudah bebas dari kebijakan cekal oleh pemerintah Arab Saudi sehingga dapat segera kembali ke Indonesia. Namun buktinya sampai saat ini belum ada kejelasan kapana Habib Rizieq pulang ke Indonesia.

Baca Juga: FPI Sebut Dubes Salah Satu yang Persulit Kepulangan Habib Rizieq

Dikutip dari wartaekonomi, Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo menduga isu kepulangan Habib Rizieq Shihab sekadar mainan kelompok atau pendukungnya untuk membentuk opini. Terlebih, informasi kepulangan Rizieq juga dibumbui isu akan memimpin langsung revolusi di Tanah Air.

"Isu yang dibangun untuk membesarkan nama HRS untuk melegitimasi status imam besar yang selama ini dilekatkan pada HRS," jelas Karyono saat dihubungi, Jumat 16 Oktober 2020.

Menurut Karyono, jika dicermati, isu kepulangan Rizieq sudah berkali-kali digaungkan para pendukungnya, toh faktanya Rizieq tidak juga pulang. Tapi, paralel dengan itu, muncul opini pemerintah menghalang-halangi kepulangan Rizieq.

Baca Juga: Habib Rizieq Mau Pulang, Pengamat: Kalau Ngacauin, Lebih Baik Tinggal Lebih Lama di Arab Saudi

Hal ini mengafirmasi bahwa wacana kepulangan Rizieq sengaja diembuskan menjadi propaganda politik, semata-mata untuk memengaruhi opini publik. "Tujuannya untuk membangun sentimen negatif terhadap pemerintah dan di saat yang sama terbangun sentimen positif HRS," ujarnya.

Pemerintah berkali-kali menegaskan tidak ada masalah jika Rizieq pulang ke Indonesia. Tetapi, lanjut Karyono, propaganda yang menyudutkan pemerintah soal kepulangannya belum surut.

Halaman:

Editor: Opie Febiwara

Sumber: Warta Ekonomi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X